Sabtu, 17 Oktober 2009

Bubar Puasa ala SMA Pintar


Hari itu tanggal 10 September 2009 (21 Ramadhan 1430) adalah hari yang sangat istimewa bagi civitas akademika SMA Pintar. Mengapa demikian? Yap, karena pada hari itu Bupati Kuantan Singigni,Bapak H. Sukarmis beserta rombongan mengadakan acara bubar (buka bareng) di SMA Pintar.
Acara ini memang telah direncanakan oleh Bapak Bupati, hari-hari sebelumnya. Memang tahun ini adalah tahun pertama SMA Pintar melaksanakan bubar Bupati selama hampir 3 tahun SMA Pintar berdiri. Pada tahun-tahun sebelumnya SMA Pintar telah diundang bersama Bupati untuk bubar tapi dikarenakan suatu hal , kami tidak bias memenuhi undangan Bapak Bupati. Tapi tahun ini benar-benar tahun yang menggembirakan , buka bersama Bupati di sekolah sendiri. Waduh jarang- jarang lho bisa buka bersama orang numero uno……………………
Pukul 17.30 kami sudah menunggu kedatangan Bupati beserta rombongan. Rebana ditabuh dengan indahnya oleh siswi untuk acara penyambutan. Pukul ± 18.00 Bupati beserta rombongan sampai di halaman sekolah SMA Pintar. Pengalungan sorban mewakili kata ‘selamat datang,Bupati kami’ pun mengalungi leher Pak Bupati.
Penampilan kasidah miftahul jannah SMA Pintar tergelar untuk menunggu datangnya waktu kebahagiaan, berbuka puasa. Bupati pun tak mau kalah dengan kegembiraan siswa-siswi SMA Pintar, beliau bercanda bersam, berfoto bersama kami. Alhasil banyak siswa SMA Pintar yang ingin berfoto bersama Bupati.
Satu –persatu acara pun telah dilalui. Sesudah melaksanakan shalat Isya, tarwih, dan witir Bapak bupati menyampaikan pesan kepada siswa kela XII agar rajin belajar karena pada tahun ini SMA Pintar akan melepaskan tunas muda harapan bangsa ke jenjang yang ingin diraihnya sehingga mampu melahirkan tunas-tunas yang unggul, begitulah harapan Beliau. Memang tidak lama lagi kami akan menghadapi kelulusan untuk itulah motivasi-motivasi seperti itulah yang dibutuhkan oleh kami (doakan kami ya, semoga kami semuanya lulus……….. dan semua orang lulus juga tentunya, amin). Pukul ± 23.00 Pak Bupati beserta rombongan meninggalkan SMA Pintar, namun keberkahan hari itu masih tetap terasa.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda