Sabtu, 17 Oktober 2009

Kuansing Berraya

SENIN tanggal 12 Oktober 2009 kemarin tepat 10 tahun usia Kabupaten Ku-antan Singingi (Kuansing) pascapemekaran dari dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada tahun 1999 yang lalu melalui Undang-Undang Nomor 53/1999.

Fiuh ternyata kabupaten ku tersayang merayakan ultahnya yang X, Kuantan Singingi
Yang dibutuhkan pada usia X ini adalah kematangan dalam berbagai aspek, misalnya sektor SDM, SDA, spiritual masyarakat, dan juga pemantapan budaya di Kuansing. Karena seperti yang kita ketahui selama ini Kuansing masi berada dalam kategori daerah sedang berkembang( huehehe………… kayak Negara Indonesia,sedang berkembang, ya iya lah Kuansing kan bagian Indonesia. Tul gak?)
Basatu Nagori Maju

Begitulah semboyan Kuantan Singingi, apa harapannya? Ya kita masyarakat Kuantan Singingi lah yang hendaknya membangun negeri, kita secara bersama-sama memajukan Kuansing ini, yah hitung-hitung kado buat Kuansing serta bernilai plus pada kehidupan kita.
Contohnya seperti apa?
Ya gini lho, misalnya saja kita berada dalam bidang pendidikan, ya kita sebaiknya memajukan pendidikan di Kuansing(misalnya gurunya atau muridnya juga berpartisipasi). Yang gak kalah penting lagi adalah stop KKN, karena KKN ini ternyata bisa membunuh , membunuh rakyat dan juga memmporak-porandakan negeri sendiri(wuih ngeri juga ya)
Harapan
Bicara soal harapan janganlah menjadi sekedar harapan, ya begitu lah setidaknya.
Semoga Kuansing bertambah maju
Dengan upacara yang diadakan untuk memperingati hari jadinya Kuansing kemarin, semoga timbullah kesadaran untuk menciptakan Kuansing yang bermutu, amin

Memandang pada Gempa Padang









“Dan sekiranya ada suatu bacaan(kitab suci)yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat diguncangkan,atau bumi jadi terbelah, atau oleh karenanya orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al-Quran itulah dia). Sebenarnyasegal urusan itulah kepunyaan Allah. Maka tidaklah orang-orang yang beriman itu mengetahuibahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah menghendaki semua manusia beriman, tentu allah member petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka , sehinga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji” (Ar-Ra’d:31)


Bencana alam yang dialami oleh saudara kita di sumatera Barat itu adalah sebentuk peringatan yang berasal dari allah kepada manusia,ujian apakah manusia akan sabar akan ujian yang diberikan-Nya atau tidak sekaligus peringatan kepada kita semua sebagai manusia apakah kita terlalu larut dalam kehidupan dunia.
Allah telah menguji saudara- saudara kita, bukan karena Allah tidak saying kepada mereka justru sebaliknya Allah ingin menuntun saudara-saudara kita kea rah kebaikan. Misalnya saja, jika ada seorang anak bersalah maka orang tua akan memperingatkannya agar anaknya tersebut mengetahui apa kesalahannya.Peringatan adalah bentuk kasih saying bukan karena kebencian.
Saudara-saudaraku di Sumatera Barat janganlah bersedih, ingatlah setiap kesukaran ada kemudahan. Begitulah janji Allah. Kami semua akan mendoakan semoga kemudahan akan diterima oleh saudara- saudaraku yang kini terkena musibah. “Setiap kesukaran pasti ada kemudahan”

Ketika harta tidak ada lagi artinya
Ketika yang dikumpulkan menguburkan kita
Ketika dengan serta merta kita melihat malaikat
Yang hendak mencabut raga
Saat taubat tak lagi ada artinya
Haruskah kita menangis
Saat itu kah kita sadar?
Bahwa ini adalah peringatan
Ataukah karena lupa
Atau karena lalai
Atau karena tak peduli
Hingga akhirnya kita tahu
Bahwa kita hanyalah
Seorang manusia






masih kah kita tetap tak sadar untuk peringatan yang seperti ini?

Bubar Puasa ala SMA Pintar


Hari itu tanggal 10 September 2009 (21 Ramadhan 1430) adalah hari yang sangat istimewa bagi civitas akademika SMA Pintar. Mengapa demikian? Yap, karena pada hari itu Bupati Kuantan Singigni,Bapak H. Sukarmis beserta rombongan mengadakan acara bubar (buka bareng) di SMA Pintar.
Acara ini memang telah direncanakan oleh Bapak Bupati, hari-hari sebelumnya. Memang tahun ini adalah tahun pertama SMA Pintar melaksanakan bubar Bupati selama hampir 3 tahun SMA Pintar berdiri. Pada tahun-tahun sebelumnya SMA Pintar telah diundang bersama Bupati untuk bubar tapi dikarenakan suatu hal , kami tidak bias memenuhi undangan Bapak Bupati. Tapi tahun ini benar-benar tahun yang menggembirakan , buka bersama Bupati di sekolah sendiri. Waduh jarang- jarang lho bisa buka bersama orang numero uno……………………
Pukul 17.30 kami sudah menunggu kedatangan Bupati beserta rombongan. Rebana ditabuh dengan indahnya oleh siswi untuk acara penyambutan. Pukul ± 18.00 Bupati beserta rombongan sampai di halaman sekolah SMA Pintar. Pengalungan sorban mewakili kata ‘selamat datang,Bupati kami’ pun mengalungi leher Pak Bupati.
Penampilan kasidah miftahul jannah SMA Pintar tergelar untuk menunggu datangnya waktu kebahagiaan, berbuka puasa. Bupati pun tak mau kalah dengan kegembiraan siswa-siswi SMA Pintar, beliau bercanda bersam, berfoto bersama kami. Alhasil banyak siswa SMA Pintar yang ingin berfoto bersama Bupati.
Satu –persatu acara pun telah dilalui. Sesudah melaksanakan shalat Isya, tarwih, dan witir Bapak bupati menyampaikan pesan kepada siswa kela XII agar rajin belajar karena pada tahun ini SMA Pintar akan melepaskan tunas muda harapan bangsa ke jenjang yang ingin diraihnya sehingga mampu melahirkan tunas-tunas yang unggul, begitulah harapan Beliau. Memang tidak lama lagi kami akan menghadapi kelulusan untuk itulah motivasi-motivasi seperti itulah yang dibutuhkan oleh kami (doakan kami ya, semoga kami semuanya lulus……….. dan semua orang lulus juga tentunya, amin). Pukul ± 23.00 Pak Bupati beserta rombongan meninggalkan SMA Pintar, namun keberkahan hari itu masih tetap terasa.

bu